Headlines News :
Home » » 2.2 In Door

2.2 In Door

Written By Suwan Onek on Kamis, 18 April 2013 | 10.20

1.    Akses Pencapaian
Akses masuk ke dalam bangunan dibedakan menjadi 2 yaitu pintu utama yang langsung berhubungan dengan ruang ibadah dan satu pintu lagi untuk akses kedalam kelompok ruang pengelola.



2.    Organisasi Ruang
Organisasi ruang pada bangunan ini adalah organisasi ruang terpusat dimana semua kegiatan terpusat di ruang ibadah sedangkan pola ruang pada gereja Santa Maria De Fatima adalah menyebar dimana kelompok ruang pengelola dan ruang ibadah terpisah ibadah dan hanya dihubungkan oleh satu pintu.



3.    Kualitas Ruang
•    Interior
Warna putih mendominasi bagian dinding ruang Ibadah dan terlihat kontras naming sangat dinamis dengan ornament di bagian depan yang didominasi oleh warna merah. Kolom2 dengan dimensi 40/40 berjajar mengelilingi ruang ibadah.



•    Kapasitas ruang
Ruang ibadah berbentuk persegi dengan dimensi cukup luas untuk menampung jmaah.Bagian tengah ruang ibadah adalah area bebas kolom.Plafon pada ruang ibadah cukup tinggi menciptakan penghawaan yang nyaman.



•    Penghawaan dan Pencahayaan
Penghawaan pada ruang ibadah cukup baik dengan pemanfaatan AC dan kipas angin sebagai penghawaan penghawaan buatan.
Pencahayaan pada bangunan ini terlihat sangat baik dengan memanfaatkan pencahayaan alami pada sing hari.

4.    Kelompok ruang pada Geraja Santa Mari De Fatima terdeiri dari :
•    Ruang Ibadah     :  ruang ibadah, podium
•    Ruang pengelola     : hall, ruang informasi dan ruang kantor pengelola
•    Ruang service    : kamar mandi, ruang persiapan dan gudang alat


Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Arsitektur Universitas Lampung | udherdhoank | Poetra_sesano | Suwan_Onek
Copyright © 2013. Arsitektur Unila
Template Created by Creating Website Published by Arsitektur Unila
Proudly powered by Blogger